7 Bulan Menanti, 1600 Keluarga Penerima Manfaat PKH Akhirnya Terima Beras BPNT

(dok. KM)
(dok. KM)

BOGOR (KM) -Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Ciawi akhirnya tersalurkan, setelah tujuh bulan lamanya tersendat karena proses pengaktifan kartu di Bank BNI. Pendistribusian BPNT kali ini juga diamankan oleh pihak Kepolisian sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan dan Penegakan Hukum (Pam & Gakkum) distribusi bansos tahun 2019.

Pendistribusian BPNT ini direncanakan akan dilaksanakan selama 5 hari, dimulai Selasa 16/7 sampai hari Sabtu 20/7 di dua lokasi berbeda, yakni KUD Sugih Tani Cibedug dan di wilayah Jl. Karakal, Desa Bantarsari RT 02/05 untuk 1600 KPM BPNT PKH dari 2600 KPM BPNT yang ada di 13 Desa.

“Kita bagikan dari tahap bulan Januari hingga Juli, di Peraturan Menteri Sosial Nomor 11 Tahun 2018 itu sudah jelas bahwa Pendamping PKH itu menangani BPNT yang PKH, kita disini memfasilitasi untuk penyaluran bantuan sosial ini sampai kepada masyarakat,” tutur Ratna, Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Ciawi, saat berlangsungnya pendistribusian BPNT PKH pada Selasa 16/7.

Ratna juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Kecamatan serta memperlihatkan SK-nya sebagai Pendamping PKH. Menurutnya, dalam SK tersebut juga Pendamping PKH ditugaskan untuk mendampingi KPM BPNT PKH. Dirinya juga menunjukan Permensos Nomor 11 Tahun 2018 kepada pihak Kecamatan dan dipersilakan untuk dijalankan pendistribusian BPNT PKH.

“Terus kita berkoordinasi dengan pihak pengamanan, Kapolsek dan mereka menurunkan timnya sebagai Satgas Pam & Gakkum Distribusi Bansos Tahun 2019, jadi kita diketahui oleh Satgas, kita berkoordinasi dengan pihak Desa juga,” ungkapnya.

Ratna juga menyampaikan bahwa beras yang akan turun hari ini adalah 3000 karung yang per karungnya 10 kilogram. Setiap KPM mendapatkan 7 karung beras Premium untuk 7 tahap penyaluran BPNT. “Untuk jumlah KPM dari Desa Banjarwangi 139 KPM dan yang belum ada saldonya karena kartunya tidak sinkron 12 KPM, sementara untuk Desa Banjarsari 158 KPM yang ada saldonya dan yang eror ada 3 KPM,” pungkasnya.

Reporter: Ayub
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*