Sikapi Rencana Penertiban, PKL Jl. KH Abdullah bin Nuh Minta Pemerintah Cari Solusi yang “Tidak Merugikan”

PKL Lingkar Giant Yasmin, Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)
PKL Lingkar Giant Yasmin, Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor (dok. KM)

BOGOR (KM) – Rencana penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Jalan Abdullah Bin Nuh, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparatur Kelurahan Curug Mekar, Kota Bogor, membuat para pedagang khawatir.

“Sebenarnya kami para PKL tidak ingin melanggar segala aturan-aturan yang ada. Di lokasi ini kami hanya mencari nafkah dan bertahan hidup untuk keluarga,” ungkap Pipik mewakili para PKL sekitar Giant Taman Yasmin kepada kupasmerdeka.com, Rabu 30/1.

“Ya sejak lama kita berdagang di sini, bahkan sudah ada yang berjualan selama 20 tahun. Pedagang di sini adalah warga Kota Bogor, mayoritas warga Kelurahan Curug Mekar,” tambah Pipik.

“Jika Pemerintah ingin melakukan sesuatu terhadap tempat kami mencari nafkah, mari kita bersama-sama mencari solusi yang terbaik, jangan orang kecil seperti kami dirugikan,” tambahnya.

Ia mengaku bahwa selama ini, tiap enam bulan sekali para pedagang mengikuti pembinaan oleh Satpol PP di Kantor Kecamatan untuk bicara kebersihan dan tidak mengganggu pemakai jalan. “Ya kita mengikuti segala arahan dan aturan yang ada,” tutur Pipik.

“Intinya kami ingin tetap mencari nafkah di tempat ini, jika adanya aturan penertiban mari bersama – sama, baik Pemerintah dan warga untuk mencari jalan atau solusi yang tidak merugikan siapapun. Kami warga Kota Bogor juga punya hak untuk mencari nafkah halal,” pungkasnya.

Reporter: ddy
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*