Polisi Incar Oknum Sopir Tronton Yang Tumpahkan Material Batu di Jalan Sekitar Kantor Kecamatan Gunung Sindur

Polisi memantau proses pembersihan bebatuan yang sengaja diturunkan di tengah jalan dekat kantor Kecamatan Gunung Sindur, Rabu 2/1/2019 (dok. KM)
Polisi memantau proses pembersihan bebatuan yang sengaja diturunkan di tengah jalan dekat kantor Kecamatan Gunung Sindur, Rabu 2/1/2019 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Polres Bogor bersama masyarakat melakukan pembersihan material batu yang menghalangi kawasan sekitar Kantor Kecamatan Gunung Sindur, tepatnya di depan SMAN 1 Gunung Sindur dan di dekat jembatan kali Cihoe Gunung Sindur, yang sebelumnya sengaja ditumpahkan oleh oknum sopir tronton untuk menghambat kendaraan yang akan lewat dengan menggunakan alat loader, Rabu 2/1.

Menurut informasi yang dihimpun KM, penutupan jalan itu dipicu akibat kekecewaan para sopir truk terhadap diberlakukannya Surat Keputusan Bersama (SKB) antara warga, pengusaha quarry dan transporter tertanggal 1 Januari 2019, yang memutuskan bahwa tronton tidak boleh melintas, melainkan hanya truk dibawah 8 ton yang dibolehkan melintas.

Pihak kepolisian pun mengimbau kepada masyarakat, terutama sopir truk, tentang sanksi pidana terhadap orang yang mengganggu fungsi jalan secara sengaja, yang tertuang dalam UU No 38 tahun 2004 pasal 63 ayat (1), (2), dan (3) yang berbunyi: “Setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan yakni: Ruang Manfaat Jalan diancam pidana penjara paling lama 18 bulan dan denda paling banyak Rp. 1.500.000.000; Ruang Milik Jalan, diancam pidana penjara paling lama 9 bulan dan denda paling banyak Rp. 500.000.000; Ruang Pengawasan Jalan diancam pidana penjara paling lama 3 bulan dan denda paling banyak Rp. 200.000.000.”

Saat ini, sopir truk yang menurunkan material tersebut sedang dalam pencarian pihak kepolisian.

Reporter: Rio
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*