Aktivis Minta Pemerintah Bertindak Tegas Terhadap Pertambangan Batu di Bukit Nunggal

Ketua LSM Forasda Babel bersama warga Desa Air Mesu Timur, Selasa 20/11/2018 (dok. KM)
Ketua LSM Forasda Babel bersama warga Desa Air Mesu Timur, Selasa 20/11/2018 (dok. KM)

BANGKA TENGAH (KM) – Resahnya masyarakat terhadap kegiatan tambang batu gunung di Bukit Nunggal, Desa Air Mesu Timur, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, yang dilakukan PT. Bumi Warna Agung Perkasa dan PT. Vitrama Properti, mengundang reaksi LSM Forum Aksi Sosial Pemuda (FORASDA) BABEL, yang meminta kepada pemerintah provinsi agar segera mengambil sikap tegas.

“Keresahan masyarakat Desa Air Mesu Timur yang selama ini, terkesan diduga kurangnya kepedulian serta lambannya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan Pemerintah Provinsi Babel dalam mengambil sikap keputusan atas dasar keluhan masyarakatnya,” ungkap Maulana, Ketua LSM FORASDA Babel, ketika ditemui KM di kediamannya.

“Berdasarkan musyawarah bersama masyarakat Desa Air Mesu Timur tentang pemangkasan Bukit Nunggal yang dilakukan PT. Bumi Warna Agung Perkasa dan PT. Vitrama Properti, masyarakat mengingkan aktivitas itu dihentikan. Pemerintah Provinsi Babel dan khususnya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, tolong dengar serta tanggapi keluhan masyarakatnya,” ujar Maulana.

“Saya mendorong pemerintah agar supaya lebih cepat tanggap untuk mengambil sikap keputusannya dalam permasalahan yang dihadapi masyarakatnya saat ini, jangan sampai pemerintah kita baik itu yang di Provinsi ataupun yang di Kabupaten Bangka Tengah terkesan berpihak pada pengusaha saja. Tolong dengar keluhan serta keresahan masyarakat Desa Air Mesu Timur ini. Apalagi mereka sudah melayangkan surat ke Gubernur Babel di bulan September 2018,” sambungnya.

Advertisement

Pihaknya pun menghimbau kepada kedua perusahaan yang beraktivitas di Bukit Nunggal itu agar segera mungkin menggantikan kerugian warga akibat ledakan “bom” yang menyebabkan keretakan di beberapa bubung rumah.

“Hentikan segera kegiatan pemangkasan dan pertambangan Batu Gunung di Bukit Nunggal itu, sesuai apa yang diinginkan oleh masyarakat Desa Air Mesu Timur, serta perusahaan PT. Bumi Warna Agung Perkasa dan PT. Vitrama Properti untuk secepatnya mengganti kerugian rumah warga yang retak sesuai dari isi perjanjiannya,” tegas Maulana.

Reporter: Robi Karnito
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


%d bloggers like this: