Walikota Depok Buka PORSENI PGRI ke-73, Janjikan Gaji ke-13 Untuk Guru Honorer

Walikota Depok didampingi Kadisdik Kota Depok saat meresmikan Porseni PGRI ke-73 di Stadion Yayasan Pendidikan Budi Insani, Sabtu 13/10/2018 (dok. KM)
Walikota Depok didampingi Kadisdik Kota Depok saat meresmikan Porseni PGRI ke-73 di Stadion Yayasan Pendidikan Budi Insani, Sabtu 13/10/2018 (dok. KM)

DEPOK (KM) – Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-73 yang diselenggarakan di Stadion Yayasan Pendidikan Budi Insani, kawasan Grand Depok City (GDC), secara resmi dibuka oleh Walikota Depok Mohammad Idris, Sabtu 13 Oktober 2018.

Selain sebagai sarana mempererat hubungan, kegiatan Porseni ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan para guru di Kota Depok. Hal ini diungkapkan oleh Walikota Depok saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Porseni PGRI ke-73 tersebut.

“Kegiatan Porseni ini memiliki nilai strategis bagi pembangunan di Kota Depok khususnya dalam dunia pendidikan. Keberlangsungan pembangunan juga sangat ditentukan oleh keberlangsungan pendidikan, dan itu ditentukan oleh bagaimana guru dan pengelola pendidikan bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” terang Mohammad Idris.

“Guru butuh refreshing, saya melihat kegiatan ini bagian dari refreshing dan silaturahim. Semoga para guru menjadi sehat, segar dan bugar demi Kota Depok yang kita cintai,” lanjut Idris menyemangati.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Depok juga menyampaikan jika dirinya akan memberikan gaji ke-13 pada tahun 2019 nanti kepada para guru honor. “Tahun 2019 guru honor akan mendapatkan gaji ke-13 dari Walikota, nilainya sebesar 1 bulan gaji,” jelas Idris.

Walikota Depok Saat Memberikan Sambutan Pembukaan Porseni PGRI ke-73 (dok. KM)

Walikota Depok Saat Memberikan Sambutan Pembukaan Porseni PGRI ke-73 (dok. KM)

“Gaji guru honor di Kota Depok bervariasi tergantung masa kerja mereka. Paling rendah di bawah 4 tahun dengan honor Rp1.250.000 dan paling tinggi Rp4,7 juta dengan masa kerja 12 tahun keatas. Semua gaji guru honor sudah kita tingkatkan, yang jelas tidak ada lagi gaji guru honor hanya 750 ribu,” tegas Walikota.

Sementara itu Kadisdik Kota Depok Mohammad Thamrin yang juga turut mendampingi Walikota dalam Porseni PGRI ke-73 tersebut mengatakan jika jumlah guru honor SD saat ini ada 1600 orang dan SMP ada 189 orang.

“Pak Wali ingin guru honor sama seperti ASN, kalau ASN terima gaji 13, kita juga bisa beri gaji 13 untuk guru honor dari APBD,” kata Mohammad Thamrin.

Porseni PGRI ke-73 direncanakan akan berlangsung sejak 13 Oktober 2018 hingga 25 November 2018 dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga seperti bulu tangkis, volley, dan tenis meja. Hal ini disampaikan langsung oleh ketua panitia H. Didin dalam sambutannya.

“Kegiatan ini diikuti oleh 1680 guru yang memiliki kartu PGRI, pemenang akan mendapat pembinaan untuk mengikuti POR tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujar Didin.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*