Danrindam Diponegoro Lantik Lebih dari 300 Babinsa

Pelantikan Diktukbasus Babinsa di lapangan Secaba Rindam 14/Diponegoro (dok. KM)
Pelantikan Diktukbasus Babinsa di lapangan Secaba Rindam 14/Diponegoro (dok. KM)

MAGELANG (KM) – Sebanyak 304 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Khusus (Diktukbasus) Babinsa dilantik di Lapangan Secaba Rindam IV/Diponegoro, Magelang, Rabu (12/09/2018).

Pendidikan pembentukan bintara khusus bagi personel tamtama TNI AD yang menjabat babinsa (bintara pembina desa) di satuan komando kewilayahan dilaksanakan selama satu bulan. Syarat khusus yang harus dipenuhi adalah personel harus memiliki surat keputusan jabatan babinsa dan umur serendah-rendahnya 41 tahun. Namun bukan berarti syarat jasmani dan kesehatan diabaikan.

Pada upacara penutupan Diktubasus Babinsa, Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amrn Ibrahim bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada kesempatan itu, Danrindam memberikan piagam kepada Sersan Dua Sujarwoko sebagai lulusan terbaik Diktukbasus Babinsa Tahun 2018.

Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan oleh Danrindam IV/Diponegoro, antara lain mengatakan bahwa Babinsa memiliki tugas dan tanggung jawab yang cukup berat, “oleh karena itu kalian dituntut harus memiliki pemahaman penuh terhadap kehidupan prajurit yang selalu terikat oleh disiplin, aturan tata tertib serta penegakan hukum.”

“Selain itu, sebagai aparat kewilayahan babinsa harus mempunyai kepedulian yang tinggi khususnya dalam membantu kesulitan rakyat. Tugas babinsa akan berhasil dengan baik apabila kehadiran sosok babinsa tersebut didambakan oleh masyarakat wilayah binaan, masyarakat merasa nyaman dengan keberadaan kalian ditengah tengah masyarakat,” lanjutnya.

“Babinsa juga harus paham dan mengerti kondisi diwilayah binaannya, sehingga apabila terjadi suatu kejadian para Babinsa tahu apa yang harus dikerjakan untuk membantu kesulitan masyarakat sekitarnya sehingga terwujud upaya untuk menumbuhkan dan mengembangkan hubungan yang harmonis dengan masyarakat dalam rangka mewujudkan Kemanunggalan TNI dengan rakyat.”

Selesai upacara, para mantan siswa Diktubasus memamerkan kebolehannya dengan melaksanakan defile dan berdemonstrasi eksersisi Mortir 81, Pertempuran Perkotaan (Purkota) dan Bela Diri Militer.

Reporter: Haryani
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*