Pj Bupati Banyumas Dorong Masyarakat Agar Tukar Kartu ATM dengan yang Berlogo GPN

Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo, Detasir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Rini A.W. Hartanti di Alun-Alun Purwokerto, Minggu, 19/8/2018.
Peluncuran Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) oleh Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo, Detasir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Rini A.W. Hartanti di Alun-Alun Purwokerto, Minggu, 19/8/2018.

BANYUMAS (KM) – Kampanye dan peluncuran kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) digelar oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu (19/8/2018) di Alun-alun Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah.

Peluncuran dan kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) tersebut ditandai dengan pembukaan selubung kartu GPN berukuran besar oleh Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo dan Detasir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Rini A.W. Hartanti.

Usai peluncuran, Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo didampingi Detasir Kepala KPBI Purwokerto Rini A.W. Hartanti menukarkan kartu ATM/Debit yang lama dengan kartu ATM/debit berlogo GPN di gerai Bank Jateng dan dilanjutkan dengan peninjauan seluruh gerai bank/ perbankan yang mengikuti kegiatan tersebut.

Pejabat Bupati Banyumas Budi Wibowo mengatakan GPN merupakan penyempurnaan dari penggunaan transaksi non tunai yang selama ini dilaksanakan.

“Karena lebih aman, andal, terpercaya serta efektif dan efisien. Untuk itu, maka sejak diluncurkannya penggunaan GPN pada hari ini, maka kepada 22 bank/perbankan yang ada di Kabupaten Banyumas diwajibkan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang penggunaan GPN,” katanya.

“Para Kepala Dinas, Pejabat TNI/Polri, Sipil, Kepala Sekolah, dan sebagainya untuk melakukan sosialisasi serta mengajak semua masyarakat agar segera menukarkan kartu ATM/Debit yang lama dengan kartu ATM/Debit berlogo GPN di bank masing-masing,” harapnya.

“Dengan GPN, maka yakinlah bahwa pemerintah telah hadir untuk lebih mengamankan proses penggunaan kartu pembayaran non tunai sehingga lebih aman, nyaman, andal dan terpercaya,” katanya.

Sementara itu, Detasir Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Rini A.W. Hartanti mengatakan, pihaknya selama pekan penukaran yang dilaksanakan pada tanggal 20- 21 Agustus 2018 menargetkan sebanyak 21.000 kartu ATM/Debit lama yang ditukarkan dengan kartu ATM/Debit berlogo GPN.

“Kalau hari ini, harapannya masing-masing bank sudah menyediakan sekitar 250 kartu. Kegiatan Kampanye GPN yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto diikuti 22 bank/ perbankan yang ada di Kabupaten Banyumas,” kata Rini.

Ia mengaku senang karena antusiasme masyarakat untuk menukarkan kartu ATM/ Debit lama dengan kartu ATM/ Debit berlogo GPN sangat tinggi.

“Hal itu terlihat dari persediaan kartu ATM/Debit berlogo GPN yang disediakan sejumlah bank dalam kegiatan di Alun-Alun Purwokerto telah habis ditukar oleh masyarakat sehingga pihak Bank mengambil stok di kantor masing-masing. Saya yakin kampanye ini akan sukses, Insya Allah. Jadi, jika mengacu kepada milestone GPN yang telah disusun, Bank Indonesia menargetkan pada tahun 2018 terlaksana percepatan fase acceptance (penerimaan), di mana pada akhir Desember 2018 paling tidak 30 persen masyarakat Indonesia aware dengan kartu GPN,” katanya.

“Selanjutnya, pada akhir Desember 2019 sebanyak 100 persen masyarakat sudah sadar (aware) dengan GPN dan pada tanggal 1 Januari 2022, sudah 100 persen masyarakat memiliki dan menggunakan kartu berlogo nasional atau GPN,” pungkasnya.

Reporter : Marsono Rh
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*