9 Organisasi Pers Nasional Bentuk Sekber Pers Indonesia

Pembacaan deklarasi berdirinya Sekber Pers Indonesia oleh Sejumlah Pimpinan Organisasi Pers
Pembacaan deklarasi berdirinya Sekber Pers Indonesia oleh Sejumlah Pimpinan Organisasi Pers

JAKARTA (KM) – Sejumlah pimpinan organisasi pers secara resmi mendeklarasikan berdirinya Sekretariat Bersama Pers Indonesia (Sekber Persindo) di Jalan Jenderal Achmad Yani No 27, Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur pada Rabu, (11/07) petang. Para deklarator Sekber Persindo sepakat mendirikan kantor bersama untuk mencari solusi penyelesaian masalah pers Indonesia yang dianggap semakin memprihatinkan.

Para pimpinan organisasi pers yang turut menandatangani deklarasi Sekber Pers adalah Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) dengan Ketua Umumnya Taufik Rachman dan Ketua Toni Flamengo, Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI) dengan Ketua Umum nya Syahril Idham dan Sekretaris Jenderal Abdul Nasution, Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) dengan Ketua Umumnya Heintje Mandagi dan Sekretaris Jenderal Edi Anwar, Ikatan Media Online (IMO) dengan Ketuanya Marlon Brando dan Ketua DKI Hengki Abidin, Perkumpulan Wartawan Online Independen (PWOIN) dengan Ketua Lian Lubis, Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) dengan Ketua Umumnya Suriyanto dan Sekretaris Jenderal Zulfikar, serta Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) dengan Ketua Umumnya Wilson Lalengke.

“Sedangkan yang lain, dari Forum Pers Independent Indonesia (FPII) dengan Ketua Presidium Kasihhati, Jaringan Media Nasional (JMN) dengan Ketua Umumnya Helmy Romdhoni dan Feri Rusdiono dari IPJI, meski tidak hadir saat deklarasi tapi ikut menandatangani deklarasi karena sesuai kesepakatan di Hotel Luminor, tetap menjadi deklarator Sekber Persindo,” jelas Wilson Lalengke dari PPWI.

Ketua Sekber Persindo yang dipercayakan kepada Suryanto didaulat membacakan deklarasi pendirian Sekber Persindo didampingi seluruh deklarator. “Hari ini, dengan menyatukan hati, kami mendeklarasikan berdirinya Sekretariat Bersama Pers Indonesia,” ucap Suriyanto saat membacakan deklarasi yang direkam sebagai dokumentasi sejarah baru perjalanan pers Indonesia.

Advertisement

Menurut Suriyanto, Sekber Persindo berdiri sebagai tindak lanjut dari “Gerakan Menggugat Dewan Pers” yang baru-baru ini menggelar aksi tolak kriminalisasi pers di depan Gedung Pers dan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

“Sekber ini adalah ‘rumah kita’ dalam rangka menciptakan industri pers yang sehat, memerdekakan diri dari kriminalisasi yang marak, saling mensejahterakan dengan didukung regulasi yang tidak memarjinalkan pers Indonesia,” jelas Suriyanto, kandidat Doktor di bidang HTN.

Sementara Wilson Lalengke yang dipercayakan sebagai Sekretaris, menilai cita-cita mulia Sekber Persindo tidak semudah membalikan telapak tangan. “Perjuangan kita masih harus ‘berdarah-darah’. Karena itu semua organisasi pers yang terlibat melahirkan Sekber Persindo ini harus tetap solid, tetap merapatkan barisan demi memperjuangkan pers yang sehat dari tirani regulasi yang mengkriminalkan wartawan,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, pemrakarsa Gerakan Menggugat Dewan Pers yang juga Ketua Umum SPRI Heintje Mandagi mengaku lega karena perjuangan kemerdekaan pers sudah diletakkan pada dasar kesamaan visi para pimpinan organisasi untuk bersatu menyelesaikan seluruh permasalahan pers Indonesia secara utuh dan sesuai ruh UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

“Ini saatnya pers Indonesia bangkit melawan tirani yang membelenggu kemerdekaan pers lewat wadah perjuangan profesional dan terukur yang kita bangun dalam Sekber Pers Indonesia,” pungkas Mandagi.

Sementara itu tuan rumah kantor Sekber Persindo yang juga wartawan senior Syahril Idham mengingatkan kepada seluruh pimpinan organisasi pers yang bersatu dalam gerakan ini agar tidak berhenti pada tahap deklarasi namun segera bergerak menyusun program tindak lanjut pasca deklarasi.

Reporter: Sudrajat
Editor: HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*