Proyek Jembatan 4 Milyar Terbengkalai, Mantan Kombatan Minta Penegak Hukum Segera Bertindak

Munir, mantan kombatan GAM, saat meninjau jembatan Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur (dok. KM)
Munir, mantan kombatan GAM, saat meninjau jembatan Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) – Pengerjaan proyek jembatan di Desa Kuala Parek, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur yang menelan anggaran hampir Rp4 milyar Anggaran tahun 2017 sampai saat ini masih terbengkalai. Hal itu mendapat kecaman dari mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Wilayah Sagoe Peureulak, Aceh Timur.

Munir yang kerap disapa Lahu kepada KM mengatakan bahwa kejadian seperti itu “sudah sering terjadi”.

Bahkan menurutnya masih banyak jembatan lain yang terbengkalai, namun perusahaan kontraktor tetap aman.

“Hal seperti itu sudah sering kali terjadi di Aceh Timur, bukan hanya jembatan Kuala Parek, masih ada beberapa jembatan lain lagi yang modus pekerjaannya hampir sama yaitu dengan keuntungan besar, pekerjaan terbengkalai namun perusahaannya tetap aman,” ujar Lahu saat ditemui KM kemarin 3/5.

“Coba bayangkan, pagu anggaran 4 milyar namun yang dikerjakan hanya pemasangan tiang pancang beton yang berjumlah 36 batang tanpa abutmen,” lanjutnya.

Advertisement

Lahu juga meminta agar pihak penegak hukum jangan menutup mata dan segera mengambil tindakan terhadap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ) Kabupaten Aceh Timur karena diduga punya “kerjasama yang kuat” sehingga perusahaan yang menelantarkan proyek tidak dimasukkan ke daftar hitam, bahkan setiap tahun mendapatkan pekerjaan.

“Penegak Hukum jangan cuma diam dan tutup mata, tangkap kepala Dinas [PUPR] jika terbukti bersalah, karena selama ini banyak proyek-proyek yang terbengkalai namun perusahaan masih aman, uang milyaran rupiah terbuang sia-sia hanya untuk 36 tiang pancang namun tiang itu tidak dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tandas Lahu.

Reporter : ZK
Editor : HJA

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*