Korem Suryakancana Rehab Mushola Warga Rancamaya

Danrem 061/SK Kolonel Inf. Mohamad Hasan saat melihat renovasi mushola di Kampung Pabuaran, Rancamaya, Bogor Selatan, Kamis 24/5/2018 (dok. KM)
Danrem 061/SK Kolonel Inf. Mohamad Hasan saat melihat renovasi mushola di Kampung Pabuaran, Rancamaya, Bogor Selatan, Kamis 24/5/2018 (dok. KM)

BOGOR (KM) – Sebagai wujud nyata karya bakti TNI untuk masyarakat, Korem 061/Suryakancana merehab bangunan mushola Darul Falah yang berada di Kampung Pabuaran RT 03 RW 02 Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Dari keluhan yang disampaikan warga setempat, Mushola berukuran sekitar 4 x 3 meter persegi yang telah berdiri sekitar 50 tahun lebih ini sudah kurang baik kondisinya. Di samping itu, selain tidak memiliki kamar mandi dan tempat wudhu, kondisi atap mushola yang ditutupi oleh bilik sudah terlihat rapuh begitupun dengan kayu kuda-kuda penyangga bangunan.

Berdasarkan hasil survei dari laporan tersebut, Komandan Korem (Danrem) 061/Sk Kolonel Inf Mohamad Hasan merasa perlu melakukan renovasi serta membangun beberapa fasilitas tambahan di mushola kebanggaan warga Kampung Pabuaran tersebut.

“Pembangunan Mushola ini merupakan kebutuhan yang sudah lama diinginkan warga setempat, karena tempat ibadah ini sudah rapuh dan banyak kekurangan sehingga butuh perbaikan. Hal itulah yang melatarbelakangi dilakukannya renovasi ini, melalui renovasi mushola ditambah beberapa fasilitas baru seperti kamar mandi dan tempat wudhu, masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyu,” ungkap Danrem kepada awak media, Kamis 24/05/2018.

“Tempat ibadah bukan hanya sekedar bangunan fisik yang bersifat duniawi. Tapi disini orang bisa menyalurkan amal baiknya untuk membantu sesama secara damai dan sejuk, sesuai peran dan fungsinya. Oleh karenanya, mari kita makmurkan tempat-tempat ibadah, dalam rangka mempererat hubungan silahturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ajak Danrem.

Sementara itu Ketua RT 03, Dudung menuturkan bahwa di sini terdapat 65 KK yang semuanya beragama Muslim. “Mushola ini biasa dipergunakan untuk shalat lima waktu dan shalat tarawih. Namun karena keterbatasan tempat, saat tarawih di Mushola ini hanya cukup menampung 25 orang,” ujarnya.

“Pengerjaan sudah berjalan sejak Jumat (18/5) lalu. Dalam perencanaan, pelaksanaan renovasi fisik bangunan berjalan selama kurang lebih dua minggu dan kini telah mencapai sekitar 35 persen yang pengerjaannya dilakukan oleh warga setempat dibantu beberapa personel TNI.

“Dengan bergotongroyong diharapkan proses pembangunan akan cepat selesai dan dapat semakin mendekatkan TNI dengan rakyat,” ungkapnya.

Reporter: Penrem 061/Dody
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*