KUPAS KOLOM: Proyek Gedung Laga Tangkas dan Gedung Laga Satria Pemkab Bogor, Potensi Kerugian Rp 7,2 M

Koordinator Investigasi LSM Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman (dok. KM)
Koordinator Investigasi LSM Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman (dok. KM)

Oleh Jajang Nurjaman*

Center for Budget Analysis (CBA) mencatat di tahun 2017 sedikitnya ada 9 proyek besar yang dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Proyek besar ini anggarannya di atas Rp 15 miliar.

Adapun satuan kerja yang paling banyak mengerjakan proyek di atas Rp 15 miliar adalah Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sekretariat Daerah, dan ada juga BUMD.

Terkait proyek besar Pemkab Bogor khusus di tahun 2017, CBA menemukan beberapa kejanggalan. Misalnya dalam proyek pembangunan Gedung Laga Tangkas dan Gedung Laga Satria yang dilaksanakan dalam satu paket pekerjaan. Satuan kerja yang bertanggung jawab adalah Dispora Pemkab Bogor.

Untuk proyek ini anggaran yang dihabiskan hanya untuk konstruksi mencapai Rp77,4 miliar lebih. Adapun perusahaan yang dimenangkan Pemkab Bogor adalah PT. Prambanan Dwipaka yang beralamat di Jl. Ngagel jaya tengah no. 24 – 26 Surabaya Jawa Timur.

Ada beberapa kejanggalan dalam proyek pembangunan Gedung Laga Tangkas dan Gedung Laga Satria, mulai dari besaran pagu anggaran serta harga perkiraan sendiri (HPS) yang kami duga sengaja dimahalkan, sampai yang paling mencurigakan adalah nilai kontrak yang disepakati pihak Dispora Pemkab Bogor dengan pemenang proyek sebesar Rp77.463.288.000.

Meskipun nilai kontrak tidak melampaui batas HPS yang ditentukan sejak awal, angka tersebut terbilang mahal. Perlu dicatat, dalam beberapa kasus oknum pemerintah seringkali bermain sejak penentuan harga proyek yang akan dijalankan yakni dengan mematok HPS setinggi-tingginya. Agar kemudian oknum ini bisa kembali bermain dengan swasta dalam penentuan proyek yang akan ditanda tangani.

Akibatnya dalam proyek pembangunan Gedung Laga Tangkas dan Gedung Laga Satria CBA menemukan potensi kebocoran anggaran sebesar Rp 7,2 miliar lebih. Angka yang luar biasa dan bisa berakibat buruk yakni meruginya keuangan daerah.

Berdasarkan data di atas, CBA mendorong pihak berwenang khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor agar segera membuka penyelidikan dalam proyek Pembangunan Gedung Laga Tangkas dan Gedung Laga Satria. Segera panggil kepala Dispora Pemkab Bogor selaku Kuasa Pengguna Anggaran serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek ini.

*Koordinator Investigasi, Center for Budget Analysis (CBA)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*