Pembangunan Jalan Elak Kota Idi Akibatkan Rumah dan Sawah Warga Tergenang, Pemkab Aceh Timur Abaikan Keluhan

Kondisi rumah Nadia (54), semenjak pembangunan Jalan Elak Kota Idi, Kabupaten Aceh Timur (dok. KM) Kondisi rumah Nadia (54), semenjak pembangunan Jalan Elak Kota Idi, Kabupaten Aceh Timur (dok. KM)

ACEH TIMUR (KM) –  Pembangunan Jalan Elak Kota Idi yang dibangun dari Kecamatan Peudawa sampai ke Darul Aman Idi Cut Aceh Timur mengakibatkan terjadinya genangan air pada rumah warga.

Nadia (54), warga Gampong Seuneubok Peunteut Kecamatan Peudawa mengeluh karena rumahnya sudah 5 bulan tergenang air. 

Menurut keterangan Nadia, semenjak pembangunan jalan tersebut rumahnya tergenang air yang tidak pernah surut. “Terlihat seperti kolam renang,” jelasnya kepada awak media, Jumat 05/01/2018.

Sambil menunjukkan halaman rumahnya ia mengatakan, “semenjak jalan Elak dibangun rumah saya sudah seperti kolam renang, air di halaman tidak pernah surut hingga air masuk kedalam rumah.”

“Ini sudah pernah dilaporkan ke Pemerintah Kabupaten Aceh Timur namun sampai saat ini belum ada tindakan apapun,” ucapnya.

Bahkan, lanjut Nadia, “saya pernah memohon kepada Keuchik Gampong Seuneubok Timur untuk bergotong royong membersihkan dan membuat saluran agar air tidak tertampung di sini.”

“Sayapun pernah melaporkan kepada Bupati Aceh Timur terkait kejadian ini melalui Ajudannya. Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga sudah saya beritahu,  tetapi sampai saat ini belum ada respon sama sekali untuk di tindak lanjuti.”

“Sekarang saya tidak tahu harus melapor kemana lagi, terpaksa saya harus tinggal dalam kondisi rumah seperti ini,” ujar Nadia sambil mengusap air mata.

Dari pantauan Kupasmerdeka.com,  dampak dari pembangunan Jalan Elak tersebut bukan hanya kepada rumah Nadia, tetapi juga terhadap sawah masyarakat, bahkan sawah-sawah yang sudah ditanam padi tertimbun material jalan, akibat longsor beberapa waktu yang lalu hingga padi tersebut mati begitu saja.

Sawah masyarakat yang tertimbun material akibat longsornya Jalan Elak beberapa waktu yang lalu (dok. KM)

Sawah masyarakat yang tertimbun material akibat longsornya Jalan Elak beberapa waktu yang lalu (dok. KM)

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) Aceh Timur Andre mengatakan, “kejadian seperti ini merupakan dampak sosial dari kegiatan, nanti kami akan sampaikan ke Dinas PU supaya ada tindak lanjut terhadap keluhan masyarakat,” ujarnya.

Reporter: ZK
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*