LSM Perintis: Komisioner Panwaslu Langsa Rangkap Jabatan

LANGSA (KM) – Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Langsa disinyalir rangkap jabatan dan dikabarkan belum mengundurkan diri dari tampuk jabatan yang melekat pada dirinya, Jumat (24/11).

“Hasil investigasi lembaga kami dinyatakan dua orang Komisioner masih juga menduduki beberapa jabatan sebagai Tuha Peut (TP) maupun lainnya di Gampong dan masih menerima gaji ganda dari negara,” terang Ketua DPC LSM Perintis, Zulfadli kepada wartawan, Jumat (24/11).

Dijabarkan oleh Zulfadli, para Komisioner Panwaslu Kota Langsa yakni M Khairi yang kini sebagai Ketua Panwaslu masih tercatat sebagai dosen tetap Non PNS di IAIN Cot Kala, dan juga sebagai Ketua Tuha Peut (TP) Gampong Buket Rata, Kec. Langsa Timur, serta salah seorang staf pendamping Fraksi di DPRK Langsa.

Sedangkan Riswandar yang juga Komisioner Panwaslu masih tercatat sebagai PNS Kab. Aceh Timur di Satpol-PP, di samping itu juga sebagai pengurus KONI untuk cabor bulutangkis, serta masih aktif sebagai sekretaris Tuha Peut (TP) Gampong Birem Puntong, Kec. Langsa Baro.

“Inilah track record kedua Komisioner tersebut yang masih menyandang segudang jabatan di Kota Langsa, dan disinyalir masih menerima penghasilan dari negara demi memenuhi pundi-pundinya,” tegas Zulfadli.

Menurutnya, Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu melarang komisioner baik KPU maupun Panwaslu rangkap jabatan. “Jadi, harus memilih, apakah mau jadi Panwaslu atau masih mau rangkap jabatan, tidak boleh keduanya dijabat, karena gajinya bersumberkan dari negara,” kata Zulfadli.

Sementara itu, informasi yang berhasil digalang oleh pihak wartawan menyebutkan bahwa Khairi memang masih berstatus sebagai Ketua Tuha Peut Gampong Buket Rata. “Kenar bang Khairi sampai hari ini masih menjabat Ketua TP di Gampong kami, sembari menunjukan SK Walikota Langsa No. 309/141/2012,” ujar perangkat Gampong Buket Rata yang enggan ditulis namanya.

Sedangakn Geuchik Gampong Birem Puntong, Syafie, yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa Riswandar masih sebagai sekretaris Tuha Peut Birem Puntong. “Benar Riswandar sebagai sekretaris Tuha Peut Gampong Birem Puntong dan masih menerima honor setiap bulannya,” ungkap Syafie.

Dan diperparah lagi kedua Komisioner ini juga mempunyai kedekatan khusus dengan salah satu partai yang kabarnya melalui jalur inilah yang menjadikan kedua Komisioner Panwaslu Kota Langsa.
Sebelumnya, pada perhelatan Pilkada tahun 2016, Riswandar masih menduduki Sekretaris Tuha Peut, serta Komisioner lainnya Agus Syahputra juga sebagai Pendamping Desa (PD) di Kec. Langsa Barat yang kini telah mengundurkan diri dari PD.

Sementara Ketua Panwaslu Kota Langsa, M Khoiri, yang dikonfirmasi wartawan mengatakan statusnya di kampus sudah mengundurkan diri dan surat permohonan pengunduran diri sudah diproses oleh kampus.

“Dan jika saya masih mengajar statusnya bukan sebagai dosen tetap non PNS lagi, Melainkan sebagai bentuk pengabdian sebagai alumni IAIN Langsa,” tegasnya. 

Lanjutnya, mengenai Tuha Peut yang akan berakhir pada bulan November ini juga dirinya sudah membuat surat pengundurkan diri jauh hari sebelum dilantik.

Sedangkan, Riswandar, yang dikonfirmasi menyatakan bahwa rangkap jabatan yang melekat pada dirinya siap mengundurkan diri dan dalam proses serta status PNS-nya sudah ada izin dari atasan.

“Kita siap meletakan semua jabatan sebagai Sekretaris Tuha Peut, pengurus di KONI yang kini dalam proses, dikarena kesibukan di Panwaslu yang sangat padat,” tandas Riswandar. 

Reporter: Red/MN

Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*