Calo Tiket Masih Berkeliaran di Stasiun Lempuyangan 

KupasMerdeka.com Berita Yogyakarta
Humas KAI DAOPS 6, Eko, saat ditemui KM (dok. KM)

YOGYAKARTA (KM) – Setelah beberapa waktu lalu Humas PT. KAI DAOPS 6 Yogyakarta menyatakan kepada awak media KM bahwa jajaran PT. KAI khususnya DAOPS 6 “tidak akan membiarkan” aksi calo berkeliaran, tampaknya hal tersebut hanyalah isapan jempol belaka.

Pasalnya, pada saat pemesenan tiket kereta Prambanan Ekspres pada Senin 6/11 lalu, pada kaca loket pemesanan terdapat tulisan tiket Prameks sudah habis, dan hal tersebut dikonfirmasi oleh staf humas DAOPS 6 Anwar. “Maaf tiket Prameks memang sudah habis jadi gak bisa, saya pun sudah hubungi Kepala Stasiun” jelas Anwar saat dihubungi melalui telepon seluler nya.

Sementara itu, salah satu juru parkir meyakinkan bahwa dirinya bisa mengusahakan pemesanan tiket prameks melalui dirinya seharga Rp. 15.000/tiket.

“Udah mas saya jamin pesan tiket Prameks bisa lewat saya saja dan tiket kereta jarak jauhpun bisa pesan lewat saya untuk tanggal 7/11 ya? Besok mas nya tinggal datang aja cari saya di parkiran itu,” ujar Ila, sambil menunjuk lokasi parkiran yang ia biasa bertugas.

Namun saat hari dan tanggal yang disepakati, Ila pun raib dan tidak dapat dihubungi. 

Saat dilaporkan kepada Eko selaku Humas DAOPS 6 pada Kamis 9/11 di ruang kerjanya, ia menyatakan akan menindaklanjutinya.

“Mas nya kenapa tidak menghubungi saya, jadi kita bisa lakukan tangkap tangan yang dilakukan oleh calo tersebut. Tapi saya coba hubungi pak Ratne selaku kepala stasiun. Dan sangat disayangkan fotonya ga jelas wajahnya,” katanya. 

“Ini jadi bahan evaluasi DAOPS 6 dan Kepala Stasiun pun harus tau bahwa daerah sekitar stasiun Lempuyangan masih berkeliaran calo tiket,” tutup Eko.

Reporter: gie, arkan
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*