​Duga Muscab HIPMI Bireuen Dipolitisir, Rahmat Asri Sufa mundur dari kepengurusan HIPMI Perguruan Tinggi Aceh

Mantan Ketua Umum HIPMI Perguruan Tinggi Bireuen, Rahmat Asri Sufa

BIREUEN, ACEH (KM) – Hasil Musyawarah Cabang (Muscab) ke-4 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bireuen yang dianggap ilegal berbuntut panjang. Sebagian pihak menganggap Muscab tersebut menyalahi aturan maka diharapkan diadakannya Muscab Ulang di Bireuen. 

Hari demi hari, satu persatu pengurus HIPMI Bireuen maupun HIPMI Perguruan Tinggi menyatakan kekecewaannya terhadap hasil Muscab IV BPC HIPMI Bireuen di Hotel Purnama Raya beberapa hari yang lalu. 

Salah seorang Pengurus Aktif HIPMI Perguruan Tinggi Provinsi Aceh, Rahmat Asri Sufa yang dipercayakan menduduki posisi Ketua Kompartemen Eksternal di tubuh HIPMI PT Provinsi Aceh menyatakan mengundurkan diri dari semua kepengurusan dan keanggotaan yang berbau HIPMI maupun HIPMI Perguruan Tinggi. 

“Saya merasa Muscab HIPMI Bireuen ini sudah dipolitisir, dan kami Bireuen menjadi tumbal serta korban dalam permainan Muscab ini, sangat disayangkan sikap sportifitas tidak dikedepankan,” pungkas Rahmat.

“Kami yang junior ini merasa kesal dengan hasil Muscab yang dimainkan, besar harapan kami BPD HIPMI Provinsi Aceh mengambil tindakan tegas atas sikap ini, dan biarkan Muscab Ke IV HIPMI Bireuen dilakukan dengan sikap sportif. Semoga harapan ini didengar oleh senior-senior kami di BPD HIPMI Aceh”, tegas Rahmat Asri Sufa yang juga Mantan Ketua Umum HIPMI Perguruan Tinggi Kabupaten Bireuen.

Reporter: Hendria
Editor: HJA

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*