Dinsos Bogor Latih Difabel dengan Keterampilan Tata Boga

Foto bersama Kepala Dinas Sosial Roy Khaerudin, dengan penyandang disabilitas, dalam kegiatan bimbingan sosial dan pelatihan keterampilan tata boga, Senin 16/10(dok. KM)

BOGOR (KM) – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor melaksanakan Kegiatan Bimbingan Sosial dan Pelatihan Keterampilan Tataboga bagi para Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan di Aula Balai Kesejahteraan Sosial (BKS) jalan Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Senin 16/10. 

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor, Roy Khaerudin didampingi Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos), Dian Mulyadiansyah dan Kasi (Resos) Disabilitas, Heri Priatna. 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala UPT BKS, Linda Hindayat, Kabid Kesejahteraan Sosial Bappeda Litbang, Emy Sriwahyuni, Kepala seksi perencanaan program dan evaluasi vokasional Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Bina Dasa (BBRVBD), Wisnu Murti Ratnawati dan 20 orang peserta pelatihan berasal dari kaum difabel dari 8 Kecamatan di Kabupaten Bogor, diantaranya Kecamatan Cibinong, Ciampea, Bojonggede, Citeureup, Cijeruk, Megamendung, Babakan Madang dan Kecamatan Sukaraja. 

Kadinsos Kabupaten Bogor, Roy Khaerudin saat membuka acara kegiatan menyampaikan, “Bahwa penyandang Disabilitas punya hak yang sama dengan yang lainnya, dan punya kewajiban untuk meningkatkan kemandirian agar dihargai dan diterima dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu dengan mengikuti berbagai pelatihan tentunya dapat meningkatkan kemampuan para penyandang disabilitas,” ujarnya. 

Sementara Kabid Kesejahteraan Sosial, Bappeda Litbang, Emy Sriwahyuni kepada kupasmerdeka.com mengatakan, “Pihak Pemda sendiri berkomitmen dengan memasukkan dalam dokumen perencanaan (RPJMD) dan RKPD Kabupaten Bogor dalam wujud program pembinaan dan bimbingan sosial serta pelatihan bagi penyandang cacat Disabilitas,” tuturnya. 

Dia juga menambahkan “Dalam meningkatkan sosial dan kesejahteraan sosial masyarakat, merupakan wujud nyata dari program Dinsos Kabupaten Bogor. Dengan langkah menggali potensi sumber kesejahteraan sosial untuk pemenuhan kebutuhan alat bantu kaum difabel, seperti dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jabar maupun pihak Swasta,” ungkap Emy. 

Sementara itu, senada dengan Emy, Wisnu Murti Ratnawati dari Unit Pelaksana Tekhnis Kemensos mengatakan, “Kami senantiasa berupaya memberikan pelayanan rehabilitasi vokasional dengan harapan setelah mengikuti pelatihan, mereka mampu mandiri dan bersaing di dunia kerja. Ada enam jenis keterampilan yang bisa mereka pilih sesuai minat dan bakat, antara lain komputer, desain grafis, menjahit, elektro, pekerjaan logam dan otomotif,” terangnya. 

Dalam acara tersebut dilakukan penyerahan alat percontohan pelatihan tata boga secara simbolis oleh Kadinsos kepada perwakilan peserta pelatihan.

Reporter: Deva
Editor: HJA

Leave a comment

Your email address will not be published.


*