Keluarga Keraton Yogyakarta Ikut Warnai Pilkada Kota Yogyakarta

Ibnu Muharto Pujo Kusumo saat memberikan keterangannya pada awak media KM di kediamanya (Dok. Dega/KM)
Ibnu Muharto Pujo Kusumo saat memberikan keterangannya pada awak media KM di kediamanya (Dok. Dega/KM)

YOGYAKARTA (KM) – Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta, pun hari ini ikut serta dalam perhelatan akbar Pilkada serentak 2017. Adapun dua pasangan calon walikota dan wakil walikota yang bertarung pada Pilkada ini adalah Imam Priyono-Achmad Fadli dan Haryadi Suyuti-Heroe Poerwadi.

Yang menjadi sorotan utama oleh awak media pada saat pencoblosan adalah lima keluarga Keraton Yogyakarta yang menggunakan hak pilihnya di TPS 09 di Ndalem Cokronegaran, Jalan Magangan Wetan, Suryoputran Kelurahan Penembahan Keraton Yogyakarta.

Dalam pantauan awak media KM, keluarga Keraton Kasultanan Yogyakarta yang terdaftar di DPT TPS 09 adalah Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X bersama dengan istri GKR Hemas, anaknya GKR Hayu dan GKR Condrokirono, serta menantunya KPH Purbodiningrat. Pada DPT, Sri Sultan HB X berada di nomor 292 dari 589 orang yang masuk DPT TPS 09.

Sultan HB X menggunakan hak pilihnya sekitar pukul 07.10 WIB. Usai mencoblos, ia menuturkan pada awak media, “Saya berharap semua warga Yogyakarta yang memiliki hak suara dapat menggunakan hak pilihnya. Kalau saya punya harapan masyarakat yang sudah punya hak pilih ya jangan golputlah,” pungkas Sultan, Rabu (15/2/2017).

Sultan juga berharap agar Pilkada serentak, baik di Yogya, maupun di kota dan kabupaten lainnya dapat berjalan lancar. “Tidak boleh lagi money politics yang meresahkan masyarakat sehingga dapat mencederai pesta demokrasi saat ini” tegas Sultan.

Sementara menurut kakak sepupu Sri Sultan HB X, Ibnu Muharto Pujokusumo yang biasa di sapa Romo Pujo Diningrat saat ditemui di kediamannya di Ndalem Pujokusuman, menuturkan, “Saya yakin masyarakat kota Yogyakarta sudah cerdas, mana paslon yang bisa memberikan ruang kemajuan di bidang-bidang yang vital, terutama layanan publik, pendidikan, lingkungan hidup, serta budaya. Merekalah paslon walikota dan wakilnya yang dibutuhkan kota Yogyakarta,” tegas Romo Pujo.

Di Yogyakarta, kondisi di beberapa titik cukup lengang termasuk di titik nol Malioboro. Sekolah juga diliburkan untuk merayakan pesta demokrasi ini.

Sementara ini, menurut hasil quick count dalam Pilkada Kota Yogyakarta, pasangan petahana Haryadi-Heroe unggul tipis dan mengklaim telah menang dalam helatan Pilwalkot tahun ini. (Dega/Gie)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*