Tiang Listrik Nyaris Roboh, PLN Pondok Gede Cuek

Tiang listrik yang roboh di Jl. Raya hankam, Pondok Gede (dok. Mugi/KM)
Tiang listrik yang roboh di Jl. Raya hankam, Pondok Gede (dok. Mugi/KM)

BEKASI (KM) – PLN (Perusahaan Listrik Negara) sebagai BUMN seharusnya tidak hanya memberikan layanan dalam penerangan jalan dan rumah masyarakat, tapi harus pula turut memperhatikan segi keamanan infrastruktur yang digunakan agar tidak menggangu kenyamanan, keselamatan jiwa penduduk atau pengguna jalan.

Hal tersebut dituntut oleh warga kelurahan Jatisampurna, kecamatan Pondok Gede. “Di dekat rumah ada tiang listrik yang nyaris roboh hanya diikat ke tembok rumah penduduk dengan gunakan kabel saja, ini sangat bahaya dan setiap ada petugas pencatat meteran bahkan saat ada petugas P2TL juga saya tunjukin tuh dari 2 bulan lalu,” ketus Rohim, salah satu tokoh masyarakat setempat.

Dalam pantauan awak media KM ternyata ada 2 lokasi tiang listrik yang nyaris roboh juga, yakni di wilyah Ponpes Imam Muslim Jatisampurna dan di Jalan Raya Hankam, dekat sekolah Hutama.

Saat wartawan KM mengkonfirmasi pada PLN area Pondok Gede pada Kamis 16/11, awak media KM diterima oleh Luhur, staf bagian pemeliharaan. “Saya akan segera melakukan perbaikan dengan tim untuk memperbaikinya, maksimal Jumat besok (17/11) sudah rapih seperti semula,” tegas Luhur.

Sementara Yoyo Suharyono, Ketua Umum LSM Tuntas Nasional, menilai bahwa tiang PLN yang bersandar pada tembok rumah dan tiang yang nyaris roboh itu harus di pindahkan, “karena bila tidak dipindahkan ngeri sekali nanti kalau hujan lebat petir. Bisa menimpa rumah warga. Untuk itu pihak PLN jangan pernah bermain dengan maut untuk keselamatan jiwa penduduk karena keteledoran kinerjanya. Jika hal ini tidak di indahkan oleh pihak PLN maka dipastikan secara sengaja PLN mengabaikan keamanan dan keselamatan penduduk sekitar. Dan ini mengandung delik hukum,” tegas Yoyo. (Gie)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*