Pol PP Kabupaten Bogor Kesulitan Tertibkan THM

Satuan Polisi Pamong Praja saat melakukan pembongkaran terhadap salah satu bangunan THM di kemang (dok. Irfan/KM)
Satuan Polisi Pamong Praja saat melakukan pembongkaran terhadap salah satu bangunan THM di kemang (dok. Irfan/KM)

BOGOR (KM) – Pembongkaran sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di beberapa wilayah di kabupaten Bogor beberapa waktu yang lalu tidak menyurutkan niat para Pengusaha THM untuk kembali berbisnis di sektor yang sama.

Salah satunya seperti yang terjadi di wilayah kecamatan Kemang, tepatnya di kampung Pondok Udik, dimana saat ini para pengusaha THM sudah kembali membangun bilik – bilik semi permanen sehingga membuat Polisi Pamong Praja kembali angkat suara.

Menurut Kepala seksi Pengendalian Operasional Polisi Pamong Praja, pihaknya saat ini hanya dapat melakukan pembongkaran sebagai bentuk penegakan Perda.

“Kita akan bongkar lagi, bila mereka nekat membuka usaha THM yang sudah jelas-jelas tidak memiliki izin,” tegas Ruslan kepada Media saat ditemui di ruang kerjanya di Markas Komando Polisi Pamong Praja Kabupaten Bogor Rabu (19/10/2016).

Selain itu, kata dia, harus diketahui bersama bahwa kondisi penertiban yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dengan di Kabupaten Bogor sangat jauh berbeda, sehingga menjadi kesulitan tersendiri dan membuat pengusaha THM tetap leluasa berbisnis.

“Lahan di DKI Jakarta yang ditertibkan oleh Polisi Pamong Praja, seperti salah satu contoh kawasan Kalijodo, bahwa lahan tersebut adalah tanah negara sehingga saat ditertibkan dapat langsung tuntas dan dibangun RTH (Ruang Terbuka Hijau), sedangkan di Bogor tempat THM berdiri di lahan pribadi,” jelasnya.

“Aspek lain yang harus diketahui bahwa tidak ada kesadaran dari masyarakat untuk melakukan penolakan secara langsung akan keberadaan THM,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa setiap pihak harus mau ambil bagian perihal penuntasan akan keberadaan THM dan tidak hanya di limpahkan kepada institusi penegak Perda.

“Semua pihak harus bertanggung jawab dan mencarikan solusi terbaik, sehingga persoalan segera dapat dituntaskan dan tidak berulang-ulang,” pintanya. (Irfan Damar Sinaga)

Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*