Waspada! Pemerasan Berkedok PSK di Jalan Raya Parung

PSK menjajakan dirinya di pinggir jalan (ilustrasi)
PSK menjajakan dirinya di pinggir jalan (ilustrasi)

BOGOR (KM) – Modus kejahatan terus berkembang mengikuti perubahan zaman, dan yang sedang marak akhir-akhir ini adalah  praktek kejahatan dengan menggunakan Pekerja Seks Komersial (PSK) sebagai umpannya, seperti yang terjadi di Parung, wilayah hukum Polres Bogor.

Di sepanjang Jalan Raya Parung, tepatnya di desa Jabon Mekar, setiap hari bila jam sudah mulai menunjukkan pukul 21.00 WIB hingga subuh, warga dan pengguna jalan akan disuguhkan pemandangan wanita-wanita nan seksi yang berdiri di pinggir jalan dengan melenggok dan tersenyum kepada para pengendara jalan. Namun itu baru permulaan masuknya praktek kejahatan.

Seorang warga Pamulang Tangerang Selatan yang enggan disebutkan namanya, mengaku habis jutaan rupiah akibat tertipu di lokasi kencan yang berada di sebuah kampung, sekitar 1 kilometer dari jalan raya tempatnya berkenalan dengan seorang PSK.

Menurut lelaki ini, sebut saja Bram (nama samaran), aksi penipuan itu berawal saat dirinya diberhentikan dua gadis yang ada di jalan raya Kemang-Parung tepatnya di Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung.

Advertisement

“Saya berhenti, kenalan dan ngobrol-ngobrol. Lalu saya bersama seorang kawan, diajak dua gadis itu ke sebuah kampung yang ada di dalam wilayah tersebut,” ujarnya saat ditemui.

Bram juga menuturkan sesampai di wilayah itu dirinya ditawarkan untuk mampir di sebuah warung dan seorang PSK menawarkan sebuah minuman kaleng, rokok dan makanan ringan.

“Awalnya dua PSK itu ada yang ngobrol bareng. Tapi setelah sekitar 15 menit menemani, keduanya keluar dan tidak kelihatan lagi,” ujarnya.

Bram yang masih dalam keadaan bingung dan usai menegak minuman kaleng dan memakan cemilan yang disediakan seorang pelayan langsung disodorkan tagihan pembayaran yang tertulis nominal Rp. 1,6 juta.

“Saya kaget dan sempat menolak untuk membayar namun 3 orang pria disusul beberapa pria datang menghampiri agar segera membayar,” tuturnya.

“Apes dah. Ini mah jelas-jelas gua ketipu sama ‘jablay-jablay’ disitu yang kerjasama sama preman-preman,” katanya sambil menggaruk-garuk kepalanya. (Irfan Damar Sinaga)

Advertisement
Komentar Facebook

1 Comment

  1. Gue pingin beri pelajaran ama psk, preman jg tukang warung ,suatu sa,at gue akan menyamar, biar tau rasa siapa gue hhhmm tunggu sj kejutan dr gue

Leave a comment

Your email address will not be published.


*