Kepsek SDN 03 Cimanggis: “Semua Sekolah di Kabupaten Bogor Jual LKS dan Seragam”

Kepala Sekolah SDN 03 Cimanggis, Nurminah (dok. KM)
Kepala Sekolah SDN 03 Cimanggis, Nurminah (dok. KM)

BOGOR (KM) – Banyaknya penghuni hotel prodeo akibat perbuatan korupsi sepertinya belum memberikan rasa takut bagi sebagian pemangku jabatan. Sekalipun sekelas kepala dinas telah merasakan dinginnya sel penjara, tidak juga menjadi acuan bagi oknum kepala sekolah melakukan korupsi.

Sebagaimana yang telah terjadi di SDN Cimanggis 03, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, dimana setiap peserta didik baru diwajibkan membeli sarana-prasarana berupa pakaian seragam seharga 300rb. Selain itu, masih terjadi pula penjualan buku LKS pada siswa.

Saat dikonfirmasi Rabu 31/8 oleh KM, kepala sekolah SDN 03 Cimanggis, Nurminah, selaku pihak yang berwenang memberikan penjelasan mengenai penjualan sarpras tersebut, mengakuinya dan berpendapat bahwa hal itu merupakan permintaan dari orangtua siswa.

Ketika ditemui wartawan KM, ketua LSM Laskar Peduli Indonesia, Frans Samosir, menuturkan bahwa seharusnya pendidikan negeri selama 9 tahun bebas dari segala pungutan biaya. “Jika kita merujuk pada UU no 20/2003 dimana “wajar” [wajib belajar -red] 9 tahun dengan biaya pendidikan ditanggung pemerintah pusat dan daerah alias APBN dan APBD, dengan rujukan UU tersebut, pemerintah telah menyiapkan semua fasilitas untuk pendidikan dan telah mengucurkan dana BOS sebagai pelengkap anggaran. Dan “wajib belajar” 9 tahun yang diprogramkan pemerintah tersebut bebas dari segala pungutan biaya,” katanya.

Advertisement

Klaim Kepsek Nurminah juga dibantah oleh salah satu orangtua murid SDN 03 Cimanggis yang tidak mau disebutkan namanya. “Hal itu bukan permintaan wali murid, akan tetapi perintah sekolah,” tegasnya.

Menurut Frans, Ketika LSM PELINDO menemui Nurminah, ia mengatakan bahwa hal itu dilakukan oleh semua sekolah. “Sontak pernyataan tersebut membuat terkejut salah satu staf Dirjen Dikdas Kemendikbud saat saya konfirmasi lewat sambungan telepon,” tegas Frans. (Rully)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*