Proyek Tol Bocimi Kisruh Lagi

Proyek pembangunan Jalan tol Ciawi-Sukabumi (tol Bocimi) (dok. KM)
Proyek pembangunan Jalan tol Ciawi-Sukabumi (tol Bocimi) (dok. KM)

CIGOMBONG, BOGOR (KM) – Kisruh di proyek pembangunan jalan Tol Ciawi-Sukabumi atau Bocimi terus terjadi. Kali ini, kisruh terjadi antara Sub Contractor PT. LMA dengan warga sekitar lokasi proyek tol di jalur Panyingkiran wilayah RW 08 Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong. Kisruh dipicu oleh koordinasi dalam bentuk kompensasi dari pihak perusahaan kepada warga, yang selama ini dinilai tidak konsisten.

Dalam sebuah pertemuan di area proyek, sempat terjadi ketegangan antara seorang warga dengan pihak pelaksana proyek terkait kompensasi. Warga tersebut menyatakan bahwa pihak pelaksana proyek tidak konsekuen dengan perjanjian yang telah disepakati sebelumnya.

“Kami merasa diadu domba dengan warga lain oleh PT. LMA. Contoh kasusnya, saat kami mengawal alat berat sampai saat ini kami tidak dibayar, sementara warga mempertanyakan kepada kami,” ungkap Ridwan alias Dono, dengan nada berang.

Sementara itu, Bagian Umum dan Logistik PT. LMA Maman Jumantoro berdalih bahwa selama ini pihaknya sudah menjalankan kewajibannya sesuai perjanjian yang telah disepakati. Menurutnya, masalah yang terjadi ada di internal warga.

Advertisement

“Selama ini kami sudah jalankan kewajiban kami kepada warga. Jadi kami bingung harus gimana lagi. Kalo bicara adu domba, justru kami yang diadu domba dengan warga lainnya. Ya, bisa dibilang ada duri dalam daging di kalangan warga itu sendiri,” imbuh Maman.

Setelah ditengahi oleh Babinkamtibmas dan Ketua RW Wates Jaya, ketegangan dalam pertemuan itu akhirnya mereda. Warga sepakat untuk membentuk paguyuban warga dan membenahi sistem yang selama ini dinilai kusut.

“Kami akan menggelar rapat internal untuk membahas revisi ulang poin-poit kesepakatan antara warga dengan perusahaan dan akan mengesahkan pembentukan paguyuban warga,” tandas Ivan, ketua RW 8, Desa Wates Jaya. (Raden)

Advertisement
Komentar Facebook

Leave a comment

Your email address will not be published.


*